TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Kebijakan Gamang Mamang Irfan

Kontraktor yang gagal memenuhi komitmen diberi kelonggaran !. Inkonsistensi Kasatker Irfan Andi Rifai soal kelanjutan paket proyek infrastruktur jalan yang putus kontrak pun, tersorot !. Kebijakan plin plan itu, dituding mencerminkan ada kelemahan dibalik pengelolaan kontrak kerja di Satker PJN wilayah I, "Kebijakan Gamang Mamang Irvan". 

Baca Juga : Halo, Dua Babeh Belum Tersentuh !

Dari catatan Trilogi, terdapat pelbagai masalah dibeberapa titik dilokasi pekerjaan itu. Proyek jalan nasional yang sudah menyedot puluhan miliar uang Negara tersebut, kini tengah berpacu dengan massa waktu denda.

Namun ada tiga proyek yang gagal itu, satu perusahaan diberikan kelonggaran dan perlu ditinjau untuk di investigasi secara serius !.

Padahal sebelumnya pihak Satker PJN wilayah 1 telah mengumumkan jika tiga paket kontrak regular Preservasi dan pemeliharaan rutin jalan nasional, akan mengalami pemutusan kontrak kerja akibat minim kemajuan bobot.

Irvan mengakui di tiga paket regular miliknya, pekerjaanya berjalan lambat dalam kemajuan progress menaikan bobot. Untuk itu dilakukan upaya dengan menerbitkan surat, bahwa pekerjaan tersebut telah memasuki ranah Show Cost Meting (SCM-3).

Baca Juga : Land Clearing Pusing Tujuh Keliling

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Berbekal surat Direktur Preservasi, Ditjen Bina Marga Kementrian PUPR yang dikeluarkan untuk...