Insiden kematiannya memunculkan sejumlah spekulasi dan dugaan adanya kejanggalan. Keluarga korban, bersama dengan kuasa hukum, telah mendesak adanya investigasi menyeluruh atas kejadian tersebut.
Sebagai tanggapan atas tuntutan tersebut, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi khusus yang terdiri dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Krimum), Pengamanan Internal (Paminal), serta Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulteng.
“Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini, dan tim yang kami bentuk akan bekerja dengan serius untuk menemukan fakta yang sebenar-benarnya,” tegas Irjen Pol Agus.
