Ia menambahkan, era digital menuntut Pelayanan Publik Polri semakin transparan, konsisten, dan profesional sehingga kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata, bukan sekadar pencitraan.
Mewakili Kapolresta Palu, Kasat Intel Polresta Palu AKP Akbar menegaskan kehadirannya dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Palu untuk mendengar secara langsung suara masyarakat.
Ia mengaku pengalaman membangun kualitas pelayanan publik saat bertugas di Polres Donggala menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas di Polresta Palu.
“Saya hadir di sini untuk menyerap aspirasi dan menerima masukan sebagai bahan perbaikan pelaksanaan tugas ke depan,” ujarnya.
AKP Akbar menegaskan bahwa peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu fokus utama institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Pemateri Mat Kaharu mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas Polri. Menurutnya, keberhasilan institusi kepolisian juga ditentukan oleh kesadaran hukum masyarakat.
“Terkadang kita lupa bahwa beban keamanan yang kita titipkan kepada Polri itu kemudian menjadi tuntutan kita kepada mereka. Padahal di sisi lain, masyarakat juga dari tingkat kesadaran hukumnya masih lemah,” katanya.
Ia menilai institusi kepolisian yang mendapat amanah menjaga keamanan harus terus didukung masyarakat agar mampu melindungi warga secara optimal.
“Menurut saya, institusi yang diberi tugas untuk menjaga ketertiban itu harus disokong oleh kita untuk selalu bekerja melindungi masyarakat,” ujarnya.
