Baca Juga : Jejak ‘Ketua Kelas’ di Tambang Ilegal Poboya
“Mereka membiarkan zona konsesinya dibobol dari dalam,” tambahnya.
Fakta lapangan, aktivitas tambang liar di Poboya tidak sebatas menggali emas. Metode perendaman menggunakan siania (CN) masih digunakan secara luas. Sudah dapat dipastikan akan memberi dampak buruk yang panjang.
“Dampak Sianida di Poboya sudah mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat,” ungkap Taufik.
Jatam Sulteng mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera turun ke lapangan.
Menurut Taufik, terlalu lama pembiaran terhadap zona merah tambang liar Poboya menjadi tanda tanya besar.
Baca Juga : Negara Absen di Tambang Ilegal Poboya
“Bukan berarti institusi kepolisian terlibat, tetapi patut dicurigai ada oknum yang bermain dan mengambil keuntungan pribadi,” katanya.
Jatam berencana membawa temuan ini ke Propam Mabes Polri. Mereka mendesak adanya penindakan terukur dan bersih dari konflik kepentingan.
“Sudah waktunya aparat bertindak, bukan berdiam,” ucap Taufik.
Dampak dari aktivitas tambang liar di Poboya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga menimbulkan bahaya kesehatan.
