“Tidak boleh ada lagi anak di Sigi yang putus sekolah. Pendataan harus akurat dan koordinasi antara sekolah, camat, serta pemerintah desa wajib berjalan konsisten,” tegas Rizal.
Sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menekan angka putus sekolah di Sigi, Pemkab memastikan akan menyalurkan bantuan seragam gratis bagi siswa dari keluarga desil 1 hingga desil 5.
Program ini menjadi langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup dengan kebijakan di atas kertas.
Ia mendorong disiplin implementasi di setiap satuan pendidikan agar setiap program benar-benar berjalan sesuai target.
