“Kepala sekolah harus memastikan pelaksanaan program di lapangan. Kualitas pembelajaran, kedisiplinan guru, dan tata kelola sekolah harus menjadi prioritas utama,” ujar Samuel.
Samuel juga menyoroti pentingnya inovasi pembelajaran dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar sekolah di Sigi mampu bersaing dengan daerah lain.
Ia meminta setiap sekolah memperkuat pelaporan dan publikasi kegiatan agar prestasi siswa tidak tenggelam karena minim dokumentasi.
Pemkab Sigi, lanjutnya, akan terus memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan, termasuk memastikan penggunaan anggaran secara tepat sasaran.
Menurutnya, strategi Pemkab Sigi meningkatkan mutu pendidikan mencakup tiga fokus utama: peningkatan kompetensi guru, perbaikan tata kelola sekolah, serta penguatan citra positif lembaga pendidikan melalui transparansi dan publikasi prestasi.
