Selain di desa itu, bencana banjir juga menghantam dan merusak sarana umum seperti Jalan Poros Palu-Kulawi di Desa Omu, Tuva dan Salua.
Untuk Jalan Poros Palu-Bangga dan Bangga-Simoro, akan dilakukan perbaikan mulai tahun 2020 dengan panjang kurang lebih 40 km dari Bundaran Palupi di Kota Palu.
“Selain jalan, beberapa jembatan juga akan dilakukan pembangunan pada tahun 2020,” kata Saifullah.
Salah satu jembatan yang masuk dalam rencana pembangunan kembali karena rusak terdampak banjir bandang, yakni jembatan di Desa Bangga.
Jembatan yang panjangnya kurang lebih 20 meter tersebut kini tidak terlihat fisiknya di permukaan. Deker yang ada di jembatan pun tidak nampak.
