“Saya yang kelola LKPPnya pak. Cuman negosiasi di cabang juga pak, tetap di cabang Palu bernegosiasi dengan costumer. Kalau tahun lalu memang yang adakan Morowali, itu Wringler pak mobil jeep. Kalau ndak salah untuk DPRD Morowali satu unit. Begini pak yang biasa masuk di e katalog harga kendaraan yang maksimal di 700 juta di LPSE katalog itu. Biasa ini pak, kalau dia di harga diatas 700 juta itu di lelang pak. Mobilnya digunakan sama ketua DPRD Morowali Utara,” kata salah satu petugas Submit LKPP PT KIA Cabang Makasar, ketika di konfirmasi Trilogi.co.id belum lama ini.
Setelah sedikit mendapat bocoran informasi dari salah satu submit KIA Cabang Makasar, kami pun diarahkan untuk mendatangi PT KIA Cabang Palu yang beralamat di Jalan Mangunsakoro Kota Palu yang berwenang mengerjakan proyek pengadaan belanja mobil dinas operasional lapangan milik ketua DPRD Morut. Setibanya disana, kami pun hanya disambut oleh salah seorang karyawan kepala penjaga gudang PT KIA yang saat itu kebetulan berpapasan dengan kami. Dalam keteranganya, kepala penjaga itu memilih irit komentar bahkan menutupi informasi terkait dengan hal tersebut. “Bapak ada keluar kota, Aduh pak, sebenarnya saya tidak bisa kasih komentar pak itu. Aduh saya itu tidak bisa jawab pak, bagaiman ee saya itu kan karyawan juga. Saya hanya bagian gudang saja pak. Kalau penanggungjawabnya itu pak Okan Trisaktiawan. Saya hanya dengar pak pernah diadakan unit itu, tapi hanya sampai disitu saja. Itu mobilnya pak puding, dia kan sering service-service disini,” kata Fajrin, sembari menunjukan ke halaman parkir jika mobil jeep Wringler warna putih itu milik pak puding alias Syarifudin Majid.
Hampir sepekan yang lalu, hasil penelusuran Trilogi.co.id, diketahui Ketua DPRD Morut, Syarifudin Majid, diberi jatah satu unit mobil import untuk kebutuhan operasional dinas lapangan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Morut yang dibiayai oleh APBD yang dibandrol sebesar Rp1,318.000.000. Untuk menunjang kerja ketua DPRD, pihak sekretariat rela menggelontorkan uang daerah miliaran rupiah.
Diketahui type mobil yang digunakan oleh Syarifudin Majid tersebut, yakni mobil import jenis Jeep Wringler, tahun pembuatan 2014. Mobil import itu berbahan bakar solar dan berwarna putih dengan option 2.8cc CRD 4×4. Jeep Wringler Sport Diesel itu, berjenis Hardtop and Softtop dan tire presure dengan velg R17” dengan harga off diperkiarakan mencapai Rp1,100.000.000 dengan posisi nego. Satu pekan yang lalu, mobil tersebut terlihat sedang parkir dihalaman kantor PT KIA cabang Palu. Berdasarkan informasi yang dihimpun dilokasi menyebutkan, jika mobil dengan Nomor Polisi DN 3 SL plat berwarna hitam tersebut dikendarai oleh Syarifudin Majid untuk dilakukan service berkala.
Sungguh ironis, dengan keterpurukan ekonomi yang terus bergejolak dilakangan masyarakat di Kabupaten Morowali Utara itu, justru pihak Sekretariat DPRD Morut malah mengganggarkan mobil mewah hanya untuk menunjang operasional dilapangan. Awal tahun 2017 lalu, tidak main-main sebanyak Rp1.318.000.000 uang daerah digelontorkan hanya untuk membeli satu unit mobil import buat ketua dewan. Diketahui jika saat ini ketua DPRD Morut Syarifudin Majid, justru tersandung perkara pembebasan lahan pembangunan gedung DPRD Morut yang saat ini masih sementara proses lidik di Subdit III Tipidkor Polda Sulteng.
Pihak sekretarian DPRD Morut yang menggelar kegiatan tersebut ketika dilakukan konfirmasi terkait dengan pengadaan belanja mobil operasional lapangan milik ketua DPRD, membantah jika prosesnya dilakukan lewat penunjukan langsung. “Itu di tender pak itu di ULP, Saya tidak tahu itu, kami tahu hanya melakukan pembayaran. Kalau masalah tehknis itu kan yang tahu ULP yang tahu pak. Itu di tender pak.. ditender,” kata Yulis Dertha Tonigi, Sekwan DPRD Morut kepada trilogi.co.id, sembari menambahkan jika dirinya hanya melanjutkan program sekwan lama.
