Tersangka berinisal HS, diduga ikut terlibat atas kerugian keuangan daerah pada salah satu proyek kontruksi di Banggai Laut, yang ditenggarai diselimuti persoalan korupsi. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menilisik adanya konspirasi jahat dalam meraup cuan di proyek senilai Rp2,9 miliar itu.
PPTK dan kontraktor sudah lebih dulu ditahan satu pekan lalu. Yang terbaru, giliran tersangka HS yang menjabat sebagai direktur CV SS ikut menyusul kedalam tahanan pada jumat petang kemarin, 8 Agustus 2022.

Mengenakan batik cokelat dibalut rompi orange, tersangka HS keluar dari ruang penyidik mengarah ke lobi gedung Kejati pada pukul 16.00 waktu setempat.
Melewati pintu utama gedung kejati, tersangka HS yang berperan sebagai konsultan pengawas pada proyek yang diusut itu, berjalan diapit beberapa petugas kejaksaan.
Sesekali ia menundukan kepalanya dan menutupi wajahnya dengan tangan untuk menghindari jepretan kamera petugas humas kejaksaan yang mengikutinya sejak dari dalam gedung.
