TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

KRITIS PROYEK PUSING BERULANG

ANGGARAN HILANG, MANDEK TERBILANG

Foto papan proyek Penggantian jembatan Torate cs, yang dikerjakan oleh PT Mitra Aiyangga Nusantara, dengan nilai kontrak sebesar Rp14.900.900.000.

PROYEK berbiaya jumbo tanpa perencanaan matang dan kurang selektif memilih rekanan akan bangun terseok-seok, hingga sebelum dijalankan.

Begitulah yang terjadi pada sejumlah proyek infrastruktur jalan Nasional yang dikelolah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD-TP) Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Provinsi Sulawesi Tengah, yang sejak awal diduga di paksakan.

BACA JUGA : DITINGGAL KONTRAKTOR PROYEK JEMBATAN 15 MILIAR TERBENGKALAI

Proses lelang proyek pemerintah memerlukan perombakan total. Aneka macam “Permaian” terjadi sehingga banyak proyek menjadi terlantar.

Bukti terbaru kali ini yakni dua paket Penggantian jembatan Torate cs dan penggantian jembatan Pantoloan di Satuan Kerja (Satker) SKPD-TP Dinas Kimpraswil Provinsi Sulteng.

Digembar-gemborkan akan rampung sebelum masa berakhirnya, sejumlah proyek miliaran itu sudah pasti meleset dari tengat.

Pencairan dana awal sejumlah proyek yang mencapai miliaran itu, 4 bulan setelah permasalahan-permasalahan tiba.

Pemerintah diminta untuk berupaya membongkar berbagai indikasi kecuranagn pada sejumlah proyek yang tak mengalami kemajuan berarti pada ruas ini.

Beberapa proyek infrastruktur jalan dan jembatan terancam tersendat akibat buruknya perencanaan dan pengawasan terhadap pihak pelaksana di lapangan.

Penggantian jembatan Pantoloan yang dikerjakan oleh PT Joint Indonesia, dengan nilai kontrak sebesar Rp3.979.378.000, Tidak ada aktifitas pekerja dilokasi tersebut.

Mencari jalan berlubang dan sebagian pembangunan jembatan seharusnya bukan pekerjaan sulit.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA :
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.