PALU – China mulai mengincar potensi besar mineral hijau di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pemerintah Provinsi Sulteng resmi menjalin kerja sama strategis dengan Provinsi Hainan, China, untuk memperkuat investasi di sektor pertanian tropis, perdagangan, kawasan industri hingga pendidikan.
Kerja sama itu dibahas langsung Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat bertemu Gubernur Hainan Liu Xiaoming di Haikou, China, Rabu (20/5).
Pertemuan ini sekaligus membuka jalan investasi baru dari China ke Sulteng di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap sektor mineral hijau dan rantai pasok industri masa depan.
“Sulawesi Tengah dan Hainan sama-sama berada di kawasan tropis dan memiliki karakter geografis yang mirip. Ini menjadi modal besar untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan di bidang pertanian tropis, mineral hijau, perdagangan, investasi, kawasan industri, hingga pendidikan,” kata Anwar Hafid, yang dikutip dari Antara.
Anwar Hafid menegaskan, Sulawesi Tengah siap membuka ruang kerja sama internasional lebih luas demi mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, penguatan mekanisme kerja sama berkelanjutan penting agar berbagai potensi yang dimiliki kedua daerah dapat diwujudkan menjadi program nyata.
