TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Waswas Tambang Emas Sungai Tabong

Baca Juga : LOS DOL EMAS DONGI DONGI

Kawasan hutan di sepanjang hulu sungai Tabong hanya berkisar tidak kurang dari 15 kilometer dari pusat Pemerintahan Kabupaten Buol. Sepanjang sungai Tabong itu diselimuti hutan belantara yang menjadi wilayah resapan air.

Tak kurang dari 100 hektare lahan pertanian warga menggantungkan pasokan air dari sungai itu. Sekarang kawasan itu sebagian telah rusak akibat adanya aktifitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Kegiatan PETI ini dikhawatirkan akan terus bertambah dan merusak lingkungan dan menghilangkan wilayah tutupan hujan, apalagi di sekitar itu terdapat hutan lindung.

Berdasarkan informasi yang diterima Trilogi aktifitas PETI di sepanjang hulu dan hilir Sungai Tabong telah beroperasi sejak tahun 2021 lalu.

Dengan menggunakan sejumlah unit alat berat, hasil produksi emas tidak kurang dari 1,5 Ons per talang setiap harinya. Dikabarkan diloksi penambangan di sepanjang hulu sungai Tabong terdapat 25 talang yang di operasikan.

Baca Juga : Penyelendup Asing di Pelupuk Mata

Jika dirincikan total hasil produksi, setiap harinya para pelaku PETI ini memperoleh 37,5 ons setiap harinya atau 1,125 ons setiap bulanya setara dengan 112,5 kg emas hasil penambangan ilegal di sepanjang hulu dan hilir sungai Tabong.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : HUTAN GUNDUL BANJIR MUNCUL