TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Penyelendup Asing di Pelupuk Mata

Nama Mr Cen pengusaha asing asal Korea bersama kaki tanganya di Palu, ditenggarai terlibat menyelundupkan material hasil pertambangan yang mengandung unsur tembaga (CU/Curpum) kedalam kontainer untuk dikirim ke Surabaya. Ada skenario besar untuk meredam kasus ini !. "Penyelendup Asing di Pelupuk Mata"

Nama Mr Cen pengusaha asing asal Korea bersama kaki tanganya di Palu, ditenggarai terlibat menyelundupkan material hasil pertambangan yang mengandung unsur tembaga (CU/Curpum) kedalam kontainer untuk dikirim ke Surabaya. Ada skenario besar untuk meredam kasus ini !. “Penyelendup Asing di Pelupuk Mata

Penggagalan satu unit kontainer berisikan material bahan baku tembaga jenis CU/Curpum sebanyak 25 ton itu adalah kejahatan ekonomi, perlu diusut tuntas.
Polisi dikabarkan telah memeriksa beberapa orang untuk dimintai keterangan terkait temuan bahan mentah CU/Curpum tembaga dalam sebuah container untuk mengantongi jejak.

Namun hampir sepekan ini, faktanya polisi belum mampu mengorek si empunya barang, bahkan juga belum melakukan penyegelan terhadap Barang bukti (Babuk) container bernomor lambung TEGU 287158-“3”/22 GI berwarna merah milik pelayanan armada laut PT Pelayaran Tempuran Emas atau Temas Line. Ada apa ?.

Penelusuran tim Trilogi diarea lokasi Depo Peti Kemas Temas Line baru-baru ini, tampak Babuk container bernomor lambung TEGU 287158-“3”/22 GI berwarna merah itu, dihimpit ditengah-tengah peti kemas tanpa diberi atribut garis Polisi.

Hampir tidak ada celah untuk mendeteksi susunan container yang berisi material bahan baku tembaga yang gagal diselundupkan itu. Menurut cerita Sapri penanggungjawab PT Pelayaran Tempuran Emas bahwa sepekan ini, hampir setiap saat Polisi berpakaian preman datang mengecek keberadaan peti kemas di area depot Temas Line.

Meskipun demikian, dia tidak mau membeberkan maksud dan tujuan sejumlah oknum Kepolisian yang diketahui berpangkat perwira itu menyambangi container yang berisi 25 ton bahan baku tembaga yang sedang bermasalah itu.

“Ada banyak yang datang kesini polisi berpakaian preman, katanya dari Polda !. Cuman saya tidak tahu mereka hanya mengecek containernya atau bagaimana, itu saya tidak tahu” ungkap Sapri kepada tim media Trilogi, Portal Sulawesi dan Jurnalnwes beberapa waktu lalu.

Selain itu juga Sapri enggan membeberkan kepada tim media ini pelaku penyewa container bernomor lambung TEGU 287158-“3”/22 GI berwarna merah yang belakangan ini menjadi sorotan tajam.

“Kalau itu saya tidak tahu pak, karena semua pengurusanya dikantor ” singkatnya

Polda Sulteng Turun Tangan

Viral penyelundupan bahan mentah CU terbongkar, Polda Sulteng turun tangan menjaga keamanan sekaligus merancang system pengamanan kasus yang taksir merugikan keuangan Negara puluhan miliar itu.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Tercium Sebelum Lolos