TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Demo di Sulteng LS ADI Sebut Jokowi Gagal, Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi

Kemudian pada 1 hingga 28 maret tahun 2015 naik lagi, pada tahun 2016 turun kembali dan masuk awal 2017 jokowi kembali menaikan harga pertalite, pertamax dan dexlite, masing-masing Rp 300 per liter.

Begitupun 2018 dan 2019 di masa pesta demokrasi PEMILU, Menteri ESDM menyampaikan, sesuai dengan arahan presiden, keputusan untuk tidak menaikan harga listrik dan BBM ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat.

Sampai pada tahun 2022 ini diketahui bahwasannya presiden akan menaikan harga BBM jenis pertalite dan solar dengan alasan APBN Indonesia sudah tidak kuat mensubsidi BBM jenis pertalite dan solar tersebut.

“Selain menyebut Jokowi gagal, isu yang disuarakan ini dinilai akan memberatkan perekonomian masyarakat. Di tengah kondisi pandemi yang masih belum sepenuhnya pulih, kenaikan harga dirasa akan semakin membelit masyarakat pada situasi sulit” terangnya.

Ahmad juga menyampaikan harusnya Pemerintah sebagai pemegang saham utama perusahaan energi yang kepemilikannya 100% dimiliki oleh Negara melalui BUMN mampu menjamin Kesejahteraan Rakyatnya sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Halaman Selanjutnya :Apabila melihat kondisi Negara saat ini, kata Ahmad, Pemerintah seharusnya mempertimbangkan beberapa...