TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Smart Farming Solusi Rantai Pasok Pangan dan Industri IKN

Smart Farming ini juga dikembangkan sebagai salah satu respon pemerintah Sulawesi Tengah terhadap perubahan dan perkembangan teknologi global.

Baca Juga : NGERI-NGERI SUAP…!

Pada Juli 2022 ini, Sulawesi Tengah salah satu Provinsi terbesar ketiga Nasional dengan nilai investasi mencapai Rp30,03 triliun.

Investasi itu disebutkan didominasi oleh sektor pertambangan. Ada industri pertambangan dan ada usaha pertambangan, keduanya sangat membutuhkan pasokan pangan yang tidak hanya cukup Kontiyuitas tapi quality dan quantity.

Saat ini berdasarkan laporan data, Sulawesi Tengah memiliki lahan tidur baik status APL (areal penggunaan lain), lahan negara dan masyarakat mencapai 200 ribu hektare.

Data itu, sudah dilaporkan Gubernur Rusdi Mastura kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat audiens beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

Baca Juga : Cuan Rame-Rame di Lahan Huntap

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : Ragu Ragu Sentuh Eman !