“Kegiatan di lapangan sekarang dalam masa pemeliharaan,” katanya.
Tahap FHO (Final Hand Over) akan dilaksanakan setelah seluruh elemen proyek dipastikan bekerja sesuai standar teknis.
Menurut Ayub, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga infrastruktur ini agar berfungsi maksimal.
“Kami harap masyarakat turut memelihara bangunan pengendali sedimen di Paneki dan Bangga,” ujarnya.
Proyek pengendalian banjir Sungai Paneki ini merupakan bagian dari skema loan JICA IP-580 yang didukung oleh Satker SNVT PJSA WS Palu–Lariang, WS Parigi Poso, dan WS Kalukku Karama.
Baca Juga : Proyek Perbaikan Sungai Palu Rp150 Miliar Terancam Gagal | Biaya Membengkak, Manfaat Tergerus !
Proyek ini dirancang untuk menjaga kestabilan ekosistem sungai dan mengurangi risiko bencana akibat banjir serta erosi di wilayah hilir.
“Dengan pembangunan ini, kami berharap kawasan sekitar Sungai Paneki dan Bangga lebih siap menghadapi cuaca ekstrem,” ucap Ayub.
Ia menegaskan bahwa PT Arafah Alam Sejahtera terus memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan pemerintah.
