Selain itu, tiga unit konsolidasi dam dengan tinggi masing-masing 5 meter dan panjang 32 meter juga dibangun untuk menstabilkan dasar sungai.
Baca Juga : 3 Paket Pekerjaan 2021 BWS Sulawesi III yang di Biayai Oleh JICA Sudah Mencapai 65,04 Persen
“Dengan adanya bangunan pengendali banjir ini, kawasan pertanian dan pemukiman di sekitar Sungai Paneki dan Bangga akan lebih terlindungi dari luapan air,” ujar Ayub.
Ia menambahkan bahwa pembangunan sabo dam di Sungai Paneki berperan besar dalam mengurangi kecepatan aliran debris pada saat hujan deras.
Pekerjaan lain yang turut dikerjakan meliputi pembangunan revetment untuk memperkuat tebing sungai.
Di Sungai Bangga, PT Arafah Alam Sejahtera membangun tanggul setinggi 6 meter menggunakan teknologi dyke soil cement untuk menahan limpasan air agar tidak menggenangi kawasan penduduk.
Setelah serah terima sementara atau PHO (Provisional Hand Over) dilakukan, perusahaan ini kini memasuki tahap pemeliharaan proyek.
Ayub menjelaskan, tahap ini mencakup perbaikan minor dan monitoring berkala untuk memastikan semua bangunan berfungsi optimal.
Baca Juga : Proyek Rp150 Miliar Revitalisasi Sungai Palu di Ujung Tanduk | Audit & Dugaan Korupsi Mencuat !
