Baca Juga : KEMANA SUAP MENGALIR
Menurutnya tindakan tegas dengan sanksi adminitrasi bagi perusahaan yang proyeknya mengalami deviasi negative tidak akan dilakukan pemutusan kontrak.
“Ga lah pa.. diperpanjang.. sementara dibahas” kilahnya.
Audit Total Sekolah Bantuan
Setahun berjalan sejak di teken kontrak berlabel HK.02.01/KONT/SPPP.ST/PSPPOP.II/02/2020 pada tanggal 5 Juni 2020 oleh kontraktor pelaksana PT Sentra Multikarya Infrastruktur, 19 bangunan sekolah yang tersebar di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, faktanya masih tampak berserakan.
Hasil penelusuran tim investigasi Trilogi belum lama ini, masih banyak bangunan sekolah belum rampung dikerjakan bahkan ditinggal begitu saja oleh para pekerja. Dibeberapa titik, tidak ditemukan aktifitas para pekerja di bangunan proyek itu.
Salah satu contoh bangunan sekolah SMKSS Justitia yang berlokasi di Kelurahan Tondo. Bangunan itu tampak baru bangunan dengan atap separuh. Sebagian kontruksi bangunannya juga banyak yang mengalami keretakan.
Selain itu juga, dilokasi pekerjaan ditemui ada banyak sisah material berserakan. Meskipun pada saat ini, pihak pengelolah sekolah SMKSS itu telah membuka penerimaan bagi siswa untuk tahun ajaran baru.
Tidak salah jika publik menilai proyek kontruksi fisik itu paling enak. Di proyek ini kontraktor pelaksana bisa leluasa melanggar kontrak tanpa khawatir bakal kena sanksi. Salah satu contoh dengan kelonggaran yang diberikan kepada kontraktor yang gagal memenuhi kontrak 19 bangunan sekolah.
