“PT Putra Lebak Perkasa yang berlokasi di Desa Labuton, Kecamatan Gadung, sudah tidak beroperasi selama lebih dari satu tahun dan tidak ada lagi alat yang berada di sana. Jadi, informasi yang diberitakan itu sama sekali tidak benar alias hoaks,” ujar Harianto, Rabu 29 Januari 2025.
Hal serupa juga berlaku untuk PT Rafe Mandiri Perkasa yang berlokasi di Desa Bodi, Kecamatan Paleleh Barat. Menurutnya, perusahaan tersebut telah menghentikan operasionalnya sejak April 2024, sehingga informasi mengenai aktivitas PT RMP juga tidak akurat.
Harianto menyayangkan adanya pemberitaan tersebut, karena dapat berdampak negatif terhadap reputasi PT Putra Lebak Perkasa dan PT Rafe Mandiri Perkasa sebagai perusahaan di bidang konstruksi.
“Atas nama manajemen PT Putra Lebak Perkasa dan PT Rafe Mandiri Perkasa, saya menegaskan bahwa selama satu tahun terakhir, tidak ada lagi kegiatan maupun alat yang beroperasi di Wilayah IUP PT Putra Lebak Perkasa di Desa Labuton, Kecamatan Gadung, serta PT Rafe Mandiri Perkasa di Desa Bodi, Kecamatan Paleleh Barat,” tegasnya.
