Namun, kesemuanya ini berpulang kepada visi dan misi partai pengusung, dan fanatisme rakyat pemilik hak suara. Fanatisme intelektual kita harapkan terbangun dan lembaga penyelenggara pemilihan bekerja professional agar dapat terpilih pimpinan yang visioner. “Berlayarlah dengan pikiran ke pelabuhan tujuan, niscaya harapan akan digapai”. SEMOGA ***
MENJADI INDONESIA HEBAT 2050, BUTUH PEMIMPIN PERUBAHAN
