TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Parigi Moutong Merana Ditengah Kelimpahan | Analisis Struktural & Sistemik Ketimpangan Ekonomi

Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyimpan ironi mendalam: dikenal sebagai daerah agraris dan maritim yang kaya, namun dihantui tingkat kemiskinan yang persisten.

Label sebagai penghasil beras, kakao, kelapa, dan hasil laut terbesar di Sulawesi Tengah (Sulteng) berbanding terbalik dengan fakta bahwa pada tahun 2025, Parimo menduduki peringkat ketiga kabupaten termiskin setelah Tojo Una-Una dan Donggala.

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara struktural dan sistemik akar permasalahan yang menyebabkan paradoks ini.

Oleh : DEDI ASKARY,. SH

Komnas HAM Perwakilan Sulteng & Pernah menjabat sebagai Kepala Devisi Pendidikan & Advokasi HAM Yayasan Pendidikan Rakyat Palu,Pernah menjabat sebagai Deputy Direktur Walhi Sulteng, Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Study Hukum & Advokasi HAM Sulteng, anggota Dewan Pendiri YLBH Sulteng, Konsultan Riset ketahanan Pangan di Lembah Baliem (Wamena) Kab. Jayawijaya tahun 2004.

Potret Kelimpahan Sumber Daya Alam Parimo

  • Sektor Pertanian:

◦ Beras: Parimo merupakan lumbung padi utama Sulteng, dengan produksi yang signifikan setiap tahunnya.

◦ Kakao: Sebagai penghasil kakao terbesar, Parimo memiliki potensi besar dalam industri pengolahan cokelat.

Halaman Selanjutnya :Akar Permasalahan Kemiskinan di Parimo