Sulawesi Tengah – Proyek irigasi Gumbasa Sigi kembali dipercepat pemerintah untuk mengunci statusnya sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Indonesia timur, setelah sempat lumpuh akibat gempa dan likuifaksi 2018.
Berdasarkan data Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (Satker OP) SDA Sulawesi III, kerusakan parah yang menghantam Daerah Irigasi (D.I.) Gumbasa di Kabupaten Sigi kala itu membuat jaringan air nyaris tidak berfungsi.

Bendung hingga saluran primer dan sekunder terputus, memaksa ribuan hektare sawah berhenti berproduksi.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum kemudian menggelontorkan program rehabilitasi dan rekonstruksi sejak 2020.
Hasilnya mulai terlihat. Sejak 2023, jaringan utama irigasi Gumbasa sudah kembali beroperasi. Namun persoalan belum sepenuhnya tuntas.
