TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Manipulasi BOS di Sekolah Terpencil

Baca Juga : NGERI-NGERI SUAP…!

“Ini sudah tidak betul, kami minta pengelolah dana BOS di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan SDN Soi harus diusut tuntas. Karena terjadi penambahan jumlah siswa dua kali lipat. Ini semua hanya rekayasa saja dan harus dipertanggung jawabkan” bebernya.

Anggaran dana BOS dan operasional pendidikan yang dikelola oleh Kepala SDN Soi saat ini tidak kurang dari Rp56.400.000, dana tersebut digelontorkan pertiga bulanan di sepanjang tahun 2021-2022. Dana buat pendidikan ini rupanya telah menyilaukan mata dan hati para pelakunya. Ditenggarai ada oknum yang bersekongkol untuk mengutak-atik dan mengakalinya.

“Kepala sekolah yang bisa memegang password untuk mengakses ke PIN untuk mencairkan dana BOS bersama bendahara, jadi mereka yang tahu kondisi keuangan pengelolaan dana BOS di Soi. Tidak hanya itu, dana DAK Afirmasi tahun 2021 lalu, pernah juga cair Empat puluh juta, tapi hanya infocus saja dibeli, itupun semuanya tidak pernah dirapatkan bersama komite serta dewan guru. Sisahnya tidak tahu dikemana kan uangnya ?” bebernya.

Baca Juga : Cuan Rame-Rame di Lahan Huntap

Lanjut sumber, bahwa modus penyelewengan anggaran yang terjadi di SDN Soi ini diduga kuat adalah dengan memainkan data siswa fiktif dan Rencana Anggaran dan Kegiatan Sekolah atau (RKAS). Pos anggaran digelembungkan lalu menarik kelebihan dananya secara tunai.

“Coba kalau diperiksa disana, pasti ada laporan fiktif dan dokumen palsu dan cap kwitansi palsu. Setahu saya siswa diatas sana hanya 31 siswa, kenapa bisa membengkak menjadi 60 siswa ?. Saya sudah belasan tahun diatas !” jelasnya.

Dana BOS sebenarnya sangat membantu kelancaran kegiatan sekolah, sebab melalui dana inilah sekolah bisa memenuhi aneka kebutuhannya. Mulai dari keperluan alat tulis hingga kebutuhan alat peraga untuk praktek siswa di sekolah, semuanya bisa dibiayai dari sini.

Tidak hanya itu pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pun sebenarnya juga bisa diambil dari BOS dan operasional pendidikan asal semuanya dicatatkan alias dilaporkan terlebih dahulu dalam RKAS sebagaimana sudah diatur dalam sistem Kemendikbud.

Baca Juga : Mandi Suap Duit Haram 

Namun rupanya sistem RKAS ini bisa dengan mudah diakali dan dikutak katik. Sumber Trilogi membeberkan bahwa diduga kuat RKAS di SDN Soi bisa saja dibuat kemudian di belanjakan secara swakelolah, namun semua diduga fiktif belaka.

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : Janggal Proyek Perabot Olahan Pangan