Ia menegaskan tak butuh ditemani saat malam hari, bahkan melarang keras siapa pun melobi sang istri terkait jabatan.
“Istri saya kasihan, tidak tahu urusan yang begitu,” ujar Anwar.
Ia menambahkan, sejak awal pernikahan dirinya sudah berikrar agar urusan keluarga tidak mencampuri urusan pemerintahan.
Pernyataan itu menandai konsistensi gaya kepemimpinan pejabat publik yang berusaha menjaga garis batas profesional antara ruang privat dan publik.
Namun, narasi Anwar yang lugas dan blak-blakan tak pelak menuai respons. Ada yang menilai itu bentuk ketegasan, ada pula yang menyebutnya kurang etis disampaikan secara terbuka.
