Sungai Lente yang meluap merendam sejumlah fasilitas umum dan rumah warga. Aktivitas pembalakan liar diduga menjadi salah satu faktor yang memperparah situasi.
Warga menyatakan bahwa penebangan kayu secara sembarangan telah merusak hutan di sekitar desa. Akibatnya, saat musim hujan tiba, air tidak tertahan dan langsung mengalir deras ke permukiman.
Warga Minta Klarifikasi Aparat
Tidak tinggal diam, warga Desa Alindau telah mengirimkan surat resmi kepada Kapolsek Sindue Tobata untuk menghadiri pertemuan dengan warga pada Selasa (10/9) guna membahas temuan aktivitas ilegal logging.
Dalam surat tersebut, warga meminta klarifikasi terkait dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam aksi penebangan liar.
“Kami sudah mengirimkan surat undangan kepada Kapolsek untuk hadir di pertemuan desa pada Selasa.
Kami berharap ada penjelasan mengenai temuan ilegal logging ini dan keterlibatan pihak-pihak tertentu,” ungkap salah satu warga.
Warga Alindau juga berencana menghadirkan tokoh masyarakat dan perangkat desa untuk mendengarkan langsung penjelasan dari pihak kepolisian.
