Mengacu pada teori Resource-Based View (RBV), ia menjelaskan bahwa keunggulan kompetitif ditentukan oleh kemampuan dalam mengelola sumber daya yang bernilai dan sulit ditiru.
Indonesia sendiri dinilai memiliki peluang besar melalui potensi energi terbarukan seperti energi surya, air, dan biomassa.
Tantangan utamanya adalah bagaimana mengelola potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa integrasi berbagai faktor, termasuk sumber daya, dinamika lingkungan, dan strategi kompetitif, memiliki pengaruh besar terhadap kinerja keuangan organisasi.
Selain itu, Corporate Social Responsibility (CSR) juga berperan sebagai instrumen penting dalam menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan risiko.
Sebagai penutup, Prof Husnah menegaskan bahwa keberlanjutan harus dibangun di atas tiga pilar utama, yakni kekuatan finansial, kapabilitas organisasi, dan tanggung jawab strategis.
Pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademiknya sekaligus kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu keuangan yang relevan dengan tantangan global saat ini.
