Ia menilai ketergantungan terhadap energi impor juga dapat menjadi beban finansial jangka panjang jika tidak dikelola secara tepat.
Dalam pandangannya, keuangan kini memiliki peran yang jauh lebih strategis.
“Keuangan tidak lagi sekadar alat pencatatan, tetapi telah menjadi pemicu utama keberlanjutan,” ungkapnya.
Melalui konsep financial trigger toward sustainability, Prof Husnah menjelaskan bahwa kebijakan dan keputusan keuangan dapat menjadi titik awal dalam mendorong transformasi menuju pembangunan berkelanjutan.
Konsep ini mencakup berbagai instrumen, seperti kebijakan fiskal progresif, investasi hijau, pembiayaan berbasis ESG, hingga obligasi hijau.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya bergantung pada kekuatan finansial.
Peran tanggung jawab sosial dan kemampuan organisasi dalam mengelola sumber daya juga menjadi faktor penting.
