TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Kasus PT RAS | Disidik-Disidik, Wassalam !

Sulawesi Tengah – Kasus PT RAS dihentikan. Proses panjang penyidikan korupsi sawit yang menyeret anak usaha Astra Agro Lestari kandas di meja Kejati Sulawesi Tengah. Alasanya, bukti tak cukup. Pertanyaan publik soal kerugian negara Rp79 miliar masih menggantung.

Baca Juga : Panas Dingin Bara Sawit PT RAS

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menyatakan tidak menemukan alat bukti yang cukup dalam dugaan tindak pidana korupsi pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN XIV yang dilakukan PT Rimbunan Alam Sentosa (PT RAS), anak usaha PT Astra Agro Lestari.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulteng, La Ode Abd. Sofian, S.H., M.H., membenarkan keputusan itu.

“Proses penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha PTPN secara melawan hukum oleh PT RAS telah dihentikan oleh penyidik karena tidak ditemukan alat bukti yang cukup,” ujar Sofian saat dikonfirmasi Trilogi Selasa 19 Agustus 2025.

Baca Juga : NGERI-NGERI SUAP…!

Penghentian penyidikan dilakukan setelah proses ekspose berjenjang di internal kejaksaan.

Menurut Sofian, tidak ada hambatan teknis maupun non-teknis, termasuk dugaan intervensi politik atau konflik kepentingan, dalam penanganan perkara.

“Tidak ada intervensi politik. Proses penghentian sudah melalui prosedur ekspose secara berjenjang,” tegasnya.

Penghentian Kasus Korupsi Sawit PT RAS

Pernyataan ini menjadi jawaban atas pertanyaan publik mengenai alasan penghentian kasus PT RAS.

Sebab, sejak awal, perkara ini disebut sebagai salah satu dugaan korupsi perkebunan sawit terbesar di Sulawesi Tengah.

Baca Juga : Fraud Audit Astra Group, Penyidik Bongkar Korupsi Jumbo di Sawit Morowali Utara !

Meski penyidik telah memeriksa puluhan saksi dan menyita sejumlah dokumen serta alat berat, Kejati Sulteng menilai bukti yang ada belum cukup kuat untuk melanjutkan perkara ke tahap berikutnya.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Baca Juga : Mafia Sawit di Balik HGU PTPN | Skandal  Dugaan Korupsi Jumbo PT...