PALU – Transformasi digital dalam sistem pengadaan barang dan jasa di Kementrian Pekerjaan Umum (PU) terus bergulir.
Di lingkungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, penerapan e-Katalog Versi 6 (V6) disebut menjadi tonggak baru dalam tata kelola tender konstruksi jalan nasional yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis sistem elektronik.
Baca Juga : Dua Kepala Daerah Apresiasi BPJN Sulteng dalam Peresmian Jembatan Palu 4 dan Elevated Road
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S Razak, menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan proyek infrastruktur jalan di wilayahnya kini sepenuhnya mengikuti regulasi terbaru pengadaan melalui sistem e-katalog versi terbaru.
“E-Katalog Versi 6 dirancang untuk meminimalisir intervensi manual. Semua tahapan terekam dalam sistem dan dapat ditelusuri,” ujar Bambang, di Palu, Senin (16/2).
Berbeda dengan mekanisme sebelumnya, e-Katalog konstruksi V6 mengadopsi skema mini kompetisi antar penyedia yang sudah terkurasi dalam katalog elektronik nasional.
Proses pemilihan tidak lagi berbasis dokumen fisik, melainkan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang terintegrasi.
Dalam sistem tersebut, tahapan administrasi, teknis, hingga negosiasi harga tercatat secara digital.
