Kala itu, yayasan memberikan berbagai bentuk bantuan kepada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
Dengan program yang konsisten, Yayasan Insan Cita Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kelompok-kelompok yang membutuhkan.
“Tidak ada yang boleh tertinggal. Kita semua bisa bangkit bersama,” ujar Ahmad Ali.
Melalui Yayasan Insan Cita Indonesia, Ahmad Ali berusaha memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang ia usung bukan hanya soal janji politik, tetapi juga tindakan nyata.
Visi inklusif yang dibawanya diharapkan mampu menginspirasi masyarakat Sulawesi Tengah untuk saling peduli dan membantu sesama.
Ahmad Ali menegaskan pentingnya keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang adil.
Langkah nyata seperti ini menunjukkan bahwa visi “Harapan Baru” yang ia usung bukan sekadar slogan, tetapi komitmen untuk menciptakan perubahan positif bagi Sulawesi Tengah.
