Covid 19 Meluas, Sembilan Daerah di Sulteng Dinyatakan Zona Merah. Begini Datanya !

  • Bagikan
Sembilan Daerah di Sulteng Dinyatakan Zona Merah
Ilustrasi

Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid -19 Provinsi Sulawesi Tengah hingga Rabu 25 Agustus 2021 mencatat terjadi peningkatan jumlah pasien covid. Akibatnya, Sembilan daerah dinyatakan zona merah dengan resiko tinggi penularan dan penyebaran Covid -19.

Ke Sembilan daerah dinyatakan zona merah itu diantaranya Kota Palu, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Buol, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Tojo Una-Una dan Sigi.

Baca Juga : Ditengah Pandemi Covid -19, Berikut ini Tips Lengkap Pekerjaan Jarak Jauh buat kamu

“Kasus aktif Covid -19 di Palu saat ini kasus 872 kasus atau 872 orang positif terpapar Covid -19 dan kini menjalani isolasi mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat,” kata Juru Bicara Pusdatina Covid -19 Provinsi Sulteng Moh. Haris Kariming, seperti dilansir dari Antara.

Dirincikan terdapat 1.074 kasus aktif Covid -19 di Banggai, 208 kasus aktif di Bangkep, 469 kasus aktif di Buol, 622 kasus aktif di Morut, 766 kasus aktif di Parimo, 971 kasus aktif di Poso, 858 kasus aktif di Touna dan 478 kasus aktif di Sigi.

Baca Juga : Produsen Peti Jenazah di Palu Kebanjiran Order Ditengah Pandemik

“Sementara itu, empat daerah masuk kedalam zona orange atau zona dengan risiko sedang penularan dan penyebaran Covid -19. Empat daerah itu antara lain Kabupaten Tolitoli, Donggala, Banggai Laut dan Morowali ,”ujarnya.

Sementara di Kabupaten Tolitoli, terdapat 699 kasus aktif Covid -19, 423 kasus aktif di Donggala, 97 kasus aktif di Balut dan 251 kasus aktif di Morowali.

Baca Juga : Peniliti di China Umumkan Penemuan Rudal Biologis Melawan Varian Delta

Artinya secara kumulatif, dia mengatakan hingga saat ini sudah 40.617 orang yang terpapar Covid -19 di wilayah Sulteng.

“Dari 40.617 orang tersebut, 31.527 orang dinyatakan telah sembuh, 1.270 orang meninggal dunia dan 7.820 pasien masih menjalani isolasi secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat,”ucapnya.

Juga mengimbau masyarakat agar taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas di luar rumah agar tidak terpapar.

  • Bagikan
error: Content is protected !!