Ditengah Pandemi Covid -19, Berikut ini Tips Lengkap Pekerjaan Jarak Jauh buat kamu

  • Bagikan
Pekerjaan jarak jauh
Ilustrasi Remote Work

Pekerjaan jarak jauh (Remote Work) mengharuskan sejumlah perusahaan industri di tanah air akibat penyebaran Covid -19 yang terus meningkat. Teknik ini bukan hal yang baru bagi sejumlah industri dengan kemampuan karyawan bekerja diluar kantor.

Tentunya untuk melakukan itu perlu persiapan yang baik untuk dapat mendukung karyawan dapat melaksanakan pekerjaan jarak jauh. Hal ini terungkap setelah riset yang dilakukan Kantar sebanyak 87 persen, bahwa responden menyatakan perusahaan tidak terburu-buru kembali ke kantor

Kiat pekerjaan jarak jauh ini bukan lagi hal baru bagi perusahaan Dell asal Negara Amerika Serikat yang lebih dulu meluncurkan program tempat kerja terhubung (Connected Workplace) lebih dari satu dekade. Hal ini untuk memberikan kebebasan bagi para pekerja untuk memilih gaya terbaik bekerja dengan menyeimbangkan pribadi pekerja dan komitmen professional.

Nah berikut ini Dell Technologies membagikan sejumlah tips untuk penerapan program pekerjaan jarak jauh buat kamu dengan sitem lingkungan kerja mobile, kolaboratif dan fleksibel.

  1. Perusahaan perlu mulai dengan strategi yang mengedepankan karyawan. Dan perusahaan perlu membuat profil pegawai sesuai dengan informasi yang diperoleh untuk mengetahui rangkaian aplikasi, data, dan perangkat yang dibutuhkan untuk tetap dapat produktif.
  2. Perusahaan juga perlu mengevaluasi rekam jejak teknologi yang digunakan saat ini untuk mengetahui apakah teknologi tersebut membantu atau menghambat pekerjaan karyawan.
  3. Penting bagi perusahaan untuk mempermudah penggunaan TI, salah satunya dengan menyediakan layanan lebih cepat dan efisien via teknologi otomatisasi dan swalayan (self-service), sehingga pegawai dapat dengan mudah menggunakan TI.
Tips Keamanan dan Produktivitas di Hadapi perusahaan
  1. Perusahaan perlu menjadikan keamanan sebagai bagian utama dari strategi bisnis mereka, dengan pendekatan yang tangguh, cerdas, dan otomatis dengan sistem keamanan terintegrasi. Keamanan juga harus terhubung dengan manusia, proses, dan teknologi di perusahaan.
  2. Perusahaan juga perlu mengamankan seluruh aspek, dari infrastruktur ke aplikasi hingga sistem operasi. Perusahaan juga perlu merancang keamanan secara mendasar untuk memastikan penyederhanaan dan pengaturan infrastruktur TI dan kebijakan keamanan.
  3. Perusahaan juga perlu mengaktifkan perangkat kolaborasi dan komunikasi yang aman. Semua perangkat ini adalah perangkat yang bisa dipakai dimana pun, kapan pun di perangkat apa pun, yang secara efektif menyediakan kapabilitas konferensi dan kolaborasi, baik di kantor, rumah, atau saat sedang bepergian.
  4. Perusahaan perlu bekerja sama dengan semua bagian organisasi saat membuat kebijakan. Dan perusahaan juga harus memastikan semua protokol, kebijakan, proses, dan infrastruktur tersedia bagi seluruh anggota tim untuk memiliki alat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.
  5. Perusahaan juga perlu mempersiapkan dan membantu pemimpin perusahaan dengan informasi dan pelatihan untuk mendukung anggota tim, serta membantu mereka agar merasa lebih terhubung. Perusahaan juga perlu mendengarkan pegawai terkait pendukung efektivitas dan hal yang perlu ditingkatkan agar lebih produktif atau terakomodir di luar kantor.
  6. Perusahaan juga harus menjunjung tinggi komunikasi, termasuk panduan pendukung aktivitas bekerja dari rumah, VPN, perangkat konektivitas, platform, dan peralatan lainnya.
  7. Memberikan pegawai kebebasan dan pilihan di area kerja, sehingga tidak ada ruang yang identik.
  8. Mempertimbangkan cara populasi kantor terhubung dengan populasi virtual.
  9. Perusahaan juga perlu mengambil keputusan berdasarkan data.

Dari beberapa tips diatas, disebutkan sebagai kombinasi dari semua pendekatan penting ini, yaitu teknologi, keamanan, sumber daya manusia, dan fasilitas, dalam program Connected Workplace menjadikan perusahaannya dapat merekrut dan mempertahankan talenta tenaga kerja terbaik.

Selain itu, kombinasi tersebut juga diklaim Dell Technologies dapat melindungi kesehatan dan keamanan anggota tim, serta menyeimbangkan kebutuhan untuk membantu pelanggan dan perusahaan sehingga tetap dapat menjalankan bisnis.

  • Bagikan
error: Content is protected !!