Semarak Sulteng Nambaso yang semestinya jadi panggung pesta rakyat Sulawesi Tengah, berubah jadi panggung kecurigaan. Di balik gegap gempita HUT ke-61, Kejati Sulteng kini menelisik dugaan korupsi yang menyeret nama pejabat hingga kerabat penguasa.
Hingga pekan ini, penyelidikan Kejati Sulteng telah mencapai tahap lanjutan. Delapan orang saksi diperiksa secara intensif.
Mereka berasal dari unsur pemerintahan maupun pihak swasta yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami masih dalam tahap mengumpulkan keterangan dan dokumen. Belum sampai pada kesimpulan apakah akan naik ke tahap penyidikan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulteng, Laode Sofyan, saat dikonfirmasi pada Rabu, 9 Juli 2025.
Sumber internal menyebutkan, delapan saksi yang telah diperiksa meliputi pejabat pengadaan, kepala biro, notulen rapat, pelaksana teknis, hingga direktur sejumlah CV yang terlibat dalam proyek kegiatan.
