Menurutnya untuk penanganan paket rekontruksi ruas Jalan Kalawara – Kulawi, kontrak desaign and Build bagian dari pihak penyedia jasa yang merencanakan sekaligus pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Pada paket itu, nantinya dari Lima segmen tersebut di prioritaskan untuk penanganan lereng atas yang sering terjadi longsoran dan lereng penahan badan jalan yang terdampak gerusan dari aliran sungai setempat.
Baca Juga : 25,43 KILOMETER JALAN PROVINSI DITANGANI OLEH BPJN XIV PALU
“Kalau yang akses menuju Lindu itu paket tersendiri dan masih menunggu hasil desaign dari konsultan perencanaan. Ini info awal ya, semoga paket ini bisa berjalan dengan lancar dan hasilnya bermanfaat untuk masyarakat. Itu nawaitu kami untuk masyarakat Kalawara – Kulawi” jelas Eko.
Sementara itu Kabid Bina Marga Jalan dan Jembatan Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak BPJN Sulawesi Tengah, terkait penanganan jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Sulteng yang akan ditangani pada tahun ini.
Menurut Asbudianto, jika masyarakat sudah lama menanti penanganan perbaikan infrastruktur jalan di Sigi akibat dampak bencana pada tahun 2018 silam. Keterbatasan anggaran Pemprov Sulteng untuk memperbaiki sepanjang jalan rusak ketika itu, sehingga penangananya diusulkan kepada Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulteng.
