Management proyek CV Tanjung Lautan Api menekankan bahwa kolaborasi antara pihak kontraktor dan BPJN menjadi kunci suksesnya pekerjaan ini.
Dalam menjaga kelancaran proses, penyedia jasa juga diminta untuk mengikuti instruksi teknis yang diberikan oleh pihak berwenang.
Preservasi jalan Pagimana-Batui tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur di Sulawesi Tengah, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Baca Juga : Elevated Road Jalan Cumi-Cumi Urat Nadi Baru Transportasi di Kota Palu
Infrastruktur yang lebih baik akan mempermudah akses ke lokasi-lokasi pariwisata di wilayah tersebut, serta meningkatkan arus barang dan jasa antara daerah pedesaan dan perkotaan.
Dengan progres yang terus meningkat, proyek ini diharapkan akan selesai tepat waktu sesuai dengan target yang ditetapkan.
Setelah selesai, ruas jalan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Tengah, baik dari sisi mobilitas maupun perekonomian.
Pekerjaan preservasi jalan Pagimana-Batui yang sedang berlangsung ini diharapkan akan rampung pada akhir 2025, dengan progres yang terus meningkat setiap minggunya.
