Selain itu, pemeliharaan rutin jalan dan jembatan di sepanjang ruas tersebut juga menjadi prioritas utama.
Pekerjaan ini mencakup pengendalian tanaman, pembersihan drainase, serta pengendalian genangan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.
Pihaknya menambahkan bahwa untuk mempercepat progres, dengan meningkatkan laju pekerjaan setiap harinya dengan evaluasi mingguan.
Dengan langkah ini, diharapkan proyek preservasi jalan Pagimana-Batui dapat memenuhi target waktu yang ditetapkan, yaitu pada akhir 2025.
Proyek jalan Pagimana-Biak ini tidak hanya berfokus pada preservasi jalan, tetapi juga pada pemeliharaan rutin menggunakan e-katalog untuk optimasi pengadaan bahan dan barang.
Salah satu bagian dari pekerjaan yang menggunakan sistem ini adalah pengecatan dan pembersihan jembatan yang tersebar di sepanjang ruas jalan.
Baca Juga : Dukung Mitigasi Bencana! Begini Cara BPJN Sulteng Bangun Infrastruktur Tangguh di Kota Palu
Pihak BPJN Sulawesi Tengah juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan proyek ini.
