TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PERCEPATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PASCA BENCANA

Bulan Juni lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan dana segar sebesar Rp 60 Miliar yang disebut sebagai dana hibah untuk Pemprov Sulawesi Tengah guna percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana yang menimpa beberapa wilayah 28 September lalu. Bantuan berupa dana hibah dari kas APBD DKI Jakarta itu telah masuk ke batang tubuh APBD Provinsi Sulteng dan seterusnya ke DPA Bina Marga untuk proses penanganan pascabencana.

Gubernur Sulawesi Tengah Longky Djanggola, melalui Kadis PU Bina Marga & Penataan Ruang, Syaifullah Djafar menjelaskan bahwa dari kucuran Rp60 miliar dana hibah itu, sudah terserap sebesar Rp24,56 miliar pada tahap satu disaat penanganan masa tanggap darurat lalu. Dana itu untuk memulihkan akses jalan poros Kalawara – Kulawi sepanjang 18 Km di Kabupaten Sigi dan jalan poros Pinembani di Donggala sepanjang 11 Km.

“Jadi penggunaan itu dua tahap. Tahap pertama pada masa tanggap darurat untuk normalisasi akses jalan di wilayah Sigi dan Donggala. Dan tahap kedua digunakan pada masa rehab – rekon digunakan diwilayah Sigi dan Kota Palu,” kata Syaifullah Djafar yang dihubungi Koran Trilogi.

Syaifullah Djafar menambahkan, adapun sisa dana hibah tersebut, akan dipakai untuk tahap kedua atau saat ini, yaitu tahap rehab rekon pemulihan beberapa ruas jalan di Kota Palu yang rusak karena gempa 28 September 2018 dan jalan poros lainnya yang tersisa di Sigi maupun Donggala yang masih dalam On Going proses pelelangan.

Halaman Selanjutnya :“Untuk penggunaanya pada tahap 2 sekarang masih masa kontruksi (Kontrak 1 bulan...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.