Padahal, berbagai upaya preemtif dan preventif telah dilakukan oleh Satgas Operasi Keselamatan Tinombala 2025 untuk menekan angka pelanggaran di jalan raya.
“Jumlah pelanggaran yang terjadi menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas masih kurang, meskipun kegiatan edukasi dan sosialisasi sudah dilakukan,” ujar Djoko di Palu, Rabu (12/2/2025).
Penurunan Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas
Di sisi lain, jumlah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) pada hari pertama operasi mengalami penurunan.
Tercatat hanya dua kasus kecelakaan, turun 60 persen dibandingkan tahun 2024. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut.
Djoko menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah kunci keselamatan di jalan.
