Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan Sigi menghadapi ancaman bencana, termasuk mitigasi risiko banjir dan gempa bumi.
Samuel menambahkan, alokasi anggaran yang signifikan akan diberikan untuk mendukung program tersebut.
Pengalaman Kepemimpinan Jadi Modal
Samuel mengingatkan publik bahwa pengalaman mereka dalam menangani bencana, baik bencana alam maupun non-alam, menjadi modal utama.
Ia mencontohkan keberhasilan mereka dalam memimpin saat pandemi COVID-19 dan pemulihan pascabencana.
“Kami memiliki pengalaman langsung dalam menangani bencana, termasuk membangun kembali rumah layak huni untuk korban.
Hal ini akan kami lanjutkan dengan memperkuat kolaborasi bersama relawan dan komunitas lokal,” katanya.
Lebih dari 500 kelompok relawan dan pecinta alam di Sigi direncanakan terlibat dalam upaya mitigasi bencana.
Para relawan ini akan menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapan menghadapi bencana serta menjaga kelestarian lingkungan.
Komitmen pada Pembangunan Berkelanjutan
Calon bupati Mohamad Rizal Intjenae menambahkan bahwa visi mereka mencakup pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan sektor pertanian dan pariwisata.
