TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Masyarakat Berharap Pemerintah Buka Kembali Tambang Kayuboko

“Semua ini yang menjadi kekhawatiran kami, ketika tambang ini ditutup. Otomatis mereka kembali jadi pengangguran. Dan tidak menutup kemungkinan kondisi ini berpeluang menimbulkan kasus kriminalitas. Apalagi Desa Kayuboko ini paling dikenal sebagai salah satu desa pabrikan miras jenis cap tikus di Parigi Moutong. Mau tidak mau, suka tidak suka karena keadaan ekonomi yang kian terpuruk dimasa Pandemi covid 19, banyak yang kembali kepekerjaan lamanya, membuat cap tikus,” kata Rahmad, seperti dikutip dari Sultengmembangun.com, belum lama ini.

Rahmad menuturkan, pembukaan kembali tambang Kayuboko akan memberikan kepastian perputaran ekonomi kepada masyarakat sekitar, mengingat potensi emas di dalamnya terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi warga sekitar dan beberapa desa tetangga.

”Terus terang, Saya sangat prihatin dengan kondisi ekonomi warga Kayuboko. Dan bukan hanya warga sini, tapi ada banyak warga dari desa tetangga juga menggantungkan hidupnya di tambang itu. Masa pandemi membuat hampir seluruh sektor terpuruk” bebernya.

Halaman Selanjutnya :Selain perseoalan ekonomi, tambah Rahmad, dampak penutupan lokasi pertambangan di wilayah desa...
Komentar
maks. 1000 karakter
3 Komentar