TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Masyarakat Berharap Pemerintah Buka Kembali Tambang Kayuboko

Selain perseoalan ekonomi, tambah Rahmad, dampak penutupan lokasi pertambangan di wilayah desa tersebut, juga memberikan efek tingkat kriminal di wilayah itu kembali meningkat. Hal itu disebabkan, jika selama ini warga sekitar menggantungkan ekonominya dari hasil pertambangan.

“Masyarakatku yang kemarin menambang, sekarang sudah kembali menekuni pekerjaan membuat cap tikus. Siapa yang tidak kenal, kalau Desa Kayuboko ini dulu adalah desa penghasil cap tikus terbesar di Kabupaten Parigi Moutong. Ini semua yang membuat saya selaku kades makin prihatin namun saya tak berdaya karena aturan dari Pemerintah Daerah yang melarang” Ungkapanya.

Keterangan Rahmad itu juga diamini oleh Ansar Talede.yang berharap agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, memberikan kelonggaran kebijakan terkait dengan pengelolaan tambang di wilayah itu.

Halaman Selanjutnya :“Kasian masyarakat kami ini Pak Gub, mereka kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian...
Komentar
maks. 1000 karakter
3 Komentar