Hinga saat ini, lanjut Irwan, Pemkab Sigi yang pertama dan mendapat rekomendasi dalam hal perpanjangan stimulan tahap II. Sehingga, jika usulan perpanjangan sudah disetujui, maka Pemda setempat sudah bisa melakukan revisi terkait dengan perubahan jumlah KK.
Adapun jumlah KK yang dimaksud yang terdiri dari yang layak dibayar dan tidak layak atas dasar hasil uji publik. Pemerintah berharap kepada masyarakat untuk tetap bersabar, tidak perlu mendengar informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan yang mengatakan dana stimulan tidak akan dibayar.
“Kalau butuh informasi terkait stimulan silahkan datang ke Sekretariat percepatan penyaluran di Setda Kabupaten Sigi, supaya mendapatkan informasi dan klarifikasi. Sehingga tidak mendapat informasi yang simpang siur,” pintanya.
Selain fokus dalam penanganan kebencanaan, dalam kampanye dialogis itu, irwan juga memaparkan program peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), agar pelaku UMKM di Sigi dapat bangkit dan sejahtera.
Dia menjelaskan, jika terpilih kembali akan melakukan pengembangan dan penguatan daya saing agrobisnis baik, pertanian, perkebunan maupun peternakan.
“Kabupaten Sigi memiliki potensi yang cukup besar dalam komoditi pertaniannya dan berkeinginan untuk menjadikan Kabupaten Sigi sebagai kawasan penghasil produk organik, baik itu pertanian, perkebunan dan peternakan,” ungkapnya.
Calon Bupati nomor urut 1 itu menyampaikan, jika dalam penguatan daya saing agrobisnis sudah melakukan langkah-langkah strategis, seperti menyiapkan sarana prasarana Industri Kecil Menengah (IKM), pertanian, perkebunan dan peternakan.
