“Saya sudah membuktikan kemampuan dalam membangun jembatan di Morowali dengan panjang 500 meter yang menghubungkan Pulau Kaleroang. Kini, saya bertekad untuk menerapkan pengalaman tersebut dalam proyek jembatan penghubung Bangkep-Balut.”
Baca Juga : Pasangan BERANI Disambut Ritual Adat | Banggai Bergetar !
Dalam pidatonya, Hafid juga memaparkan bahwa proyek jembatan ini bukan hanya soal fisik semata, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat di kedua kabupaten melalui peningkatan akses dan pengembangan ekonomi.
“Kami ingin memastikan bahwa proyek ini tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.
Ketua Panitia acara, Patwan Kuba, melaporkan kehadiran yang luar biasa dari warga.
“Kami mencatat kedatangan warga dari berbagai kecamatan, dengan tiga kapal dari Bangkurung membawa 400 orang, Laboban 400 orang, dan Bokan 500 orang,” ungkap Kuba.
Selama deklarasi, sejumlah tokoh politik juga memberikan dukungan mereka. Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyudin, menyoroti langkanya pemimpin berkualitas di tengah masyarakat.
