TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

JALAN NEGARA DI BETE-BETE BELUM “MERDEKA” DARI JALAN RUSAK

Untuk Tahun Anggaran (TA) 2016 – 2017 Kementrian PUPR mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Preservasi rehab jalan Bungku – Bahodopi – Bts Sultra, senilai Rp35.442.189.000, yang dikerjakan oleh PT Radjata Membengun Negeri, dengan lokasi pekerjaan Km 568 + 000, Km 570 – 300, Km 580 – 080, Km 583 – 880.

Kemudian TA 2017 – 2018 Kementrian PUPR mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Preservasi Pemeliharaan rutin jalan Bungku – Bahodopi – Bts Sultra, senilai Rp7.948.999.000, yang dikerjakan oleh PT Karya Anuntolufu, dengan lokasi pekerjaan Km 518 + 000, Km 624 – 000.

Lalu Kemudian pada TA 2018 – 2019 Kementrian PUPR kembali mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Preservasi jalan Bungku – Bahodopi – Bts Sultra, senilai Rp34.184.482.000, yang dikerjakan oleh PT Karya Anuntolufu. Untuk penanganan ruas jalan dengan total panjang mencapai 108 kilometer itu sesuai Kepmen PUPR nomor 248/KPTS/M/2015, yang menjadi kewenanagan Negara, dengan pembiayaanya dibebankan melalui APBN pusat.

Kepala BPJN XIV Palu, Satrio Utomo dan PPK 3,7 Ruas Bungku – Bahodopi – Bts Sultra, Nurhasnah, yang dikonfirmasi Koran Trilogi melalui pesan elektronik terkait dengan persoalan untuk penanganan ruas jalan trans Sulawesi di desa Bete-bete di Kecamatan Bungku Selatan, tidak merespon. Sampai berita ini diterbitkan, pihak BPJN XIV Palu yang bertanggungjawab penuh atas penanganan jalan Negara lintas Provinsi pada trans Sulawesi itu belum bisa dihubungi.

Untuk diketahui ruas jalan Bungku – Bahodpi – Bts Sultra ini merupakan dari panjang ruas Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III dibawah naungan BPJN XIV Palu. Untuk penanganan ruas tersebut, perlu mendapat perhatian oleh pemerintah karena selain jalur ekonomi rakyat, poros lintas timur Sulawesi inilebih dominan dimanfaatkan sebagai jalaur lintas ekonomi dan industry.

Disana dikenal dengan aktivitas perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, dimana komoditas karet ini telah merambah sebagai usaha rakyat bagi warga pedesaan . Belum lagi berbicara tentang industry pertambangan nikel yang erat kaitanya dengan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Morowali.

Penulis : Wahyudi / Koran Trilogi

Komentar
maks. 1000 karakter
  • Nick

    I ggot tjis websitte from mmy friend whho infomed mme onn thhe topikc oof ths
    web ste aand aat thee moment this time I amm
    visiting tuis weeb ste and readung very informative artiicles oor
    revjews att tis time.

    Feeel frde too surff to my website … cnhub.xyz

1 Komentar