TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

“INTERCEPT GENERATION” PERANNYA DALAM TRANSISI KEPEMIMPINAN ERA MILENIAL

Namun proses ini berpulang kepada partai-partai politik sebagai pengusung, dan berpulang juga kepada masyarakat yang memiliki hak pilih terhadap lahirnya seorang pemimpin dalam sebuah pesta demokrasi. Bila paradigma partai politik dan masyarakat sudah berada pada tujuan yang sama, yaitu melahirkan pemimpin yang “Dapat menerobos batas; “Mampu melihat di balik bukit” dan; “Berpikir muti dimensi” maka lahirlah pemimpin-pemimpin sesuai tuntutan pradaban yang dapat membawa perubahan, kemajuan dan kesejahteraan sebuah bangsa.

Sebagai catatan bagi kandidat dari kelompok non milenial maupun milenial yang ingin bertarung dalam pesta demokrasi di tahun 2020, 2022 dan 2024 mendatang tentunya harus mengubah karakter dan model berpikirnya menyesuaikan dengan pemilih dari kelompok milenial yang jumlahnya sudah akan lebih besar dari tahun 2019.

Tidak lagi sekedar memiliki populeritas dan kekuatan materi, tetapi memiliki konsep dan arah yang jelas dalam rangka menjadi Indonesia Hebat 2045. Indonesia Hebat 2045 PricewaterhouseCoopers (PwC), merupakan kantor Jasa Profesional reputasi dunia memprediksi bahwa Indonesia 100 tahun setelah merdeka, yaitu di tahun 2045 akan menjadi Negara Maju dengan kekuatan ekonomi no 5 dunia, setelah China, Amerika Serikat, India dan Brasil jikalau mampu memanfaatkan kekayaan sumberdaya alam dan bonus demografinya.

Diperkirakan tingkat pendapatan atau Produk Domestik Bruto, PDB saat itu akan mencapai 5 triliun dollar US, bahkan di tahun 2050 PDB Indonesia diprediksi bisa mencapai 10 triliun dollar US. Sebagai pembanding bahwa pada tahun 2018 PDB Indonesia untuk pertama kalinya tembus di angka 1 triliun dollar US.

Sejumlah catatan kelemahan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi negeri ini untuk menggapai Indonesia Hebat 2045, diantaranya adalah kondisi Infrastruktur, kualitas SDM, ketersediaan data dan informasi serta kemajuan Inovasi dan teknologi.

Karena itu Indonesia membutuhkan sejumlah pemimpin yang karakter dan model berpikirnya mengikuti tuntutan pradaban, tuntutan era milenial. Dipundak mereka ada beban tugas untuk merancang bagaimana kelemahan-kelemahan yang telah disebutkan tadi untuk kemudian diubah menjadi sejumlah tantangan, menjadi sejumlah peluang dan selanjutnya menjadi sejumlah kekuatan sebagai salah satu modal dasar menjadi Indonesia Hebat 2045.

Karena itu negeri ini menantikan lahirnya sejumlah “SANG PENEROBOS BATAS” mulai dari pemilihan wakil Rakyat, kepala Negara sampai kepada kepala Wilayah. SEMOGA**

Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.