Selain itu, Gubernur Anwar Hafid menyoroti pentingnya revitalisasi rumah tidak layak huni sebagai bagian dari strategi pembangunan sosial.
Konsep Aladdin (Atap, Lantai, Dinding), yang pernah diterapkannya saat menjabat sebagai bupati, kembali didorong untuk memastikan masyarakat memiliki hunian yang layak.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tengah, Dr. Insinyur Christina Sandra Terondo, menyampaikan bahwa RPJMD Sulawesi Tengah 2025-2030 akan mengadopsi strategi pembangunan yang lebih inklusif.
Program Berani Sejahtera menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi dalam menjamin harga bahan pokok tetap stabil, memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Rony Hartawan, menegaskan bahwa peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan harus menjadi prioritas.
