Baca Juga : Penyelendup Asing di Pelupuk Mata
Sementara itu Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Muh Syukur yang dikonfirmasi Trilogi melalui pesan whatsap, sayangnya tidak digubris dan terkesan mengunci mulut. Dari menutup akses rapat-rapat hingga berserah kepada tuhan.
Padahal, dalam struktur birokrasi ini, dialah seorang pucuk pimpinan tertinggi di BPJN Sulteng yang bertanggung jawab dalam menangani proyek pembangunan jalan dan jembatan di Sulawesi Tengah, salah satunya Flyover Pantoloan.
Sampai berita ini diterbitkan, bekas Kasatker PJN wilayah 1 ini masih menutup diri untuk tidak mau dikonfirmasi soal adanya indikasi gagal bangunan yang terjadi di Flyover Pantoloan.
Dari bisik-bisik yang beredar yang diterima Trilogi, di proyek ini katanya sudah dilaporkan dan sudah dilakukan pengusutan oleh pihak institusi yang terkait.
Proyek Flyover Pantoloan dengan anggaran fantastis di bangun ditengah situasi pemulihan ekonomi pascabencana ini, jelas mencedrai rasa keadilan publik.
Sudah sepatutnya pihak penegak hukum segera mengusut indikasi kesalahan di proyek senilai Rp85 Miliar ini.
Ditengah kondisi rakyat Kota Palu serba susah, sudah dapat dipastikan masih ada saja oknum-oknum bermain spek dalam pengerjaan proyek Flyover untuk meraup untung berlipat.
Tidak sepatutnya, kita memberi ruang bagi oknum penggarong anggaran publik ini.
