TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Festival Persahabatan Sulteng Menuai Polemik, PMKRI Palu Tuntut Klarifikasi dari Gubernur Sulteng

“Kami menilai pernyataan ini sangat sensitif dan bisa memicu ketegangan antar umat beragama. Festival ini sejatinya adalah acara inklusif yang terbuka untuk semua golongan,” tambah Ponsianus.

PMKRI Palu telah berkoordinasi dengan Vikaris Episkopal (Vikep) Palu, Pastor Yangko Alo, Pr, yang menegaskan bahwa Gereja Katolik tidak memiliki keterlibatan dalam penyelenggaraan Festival Persahabatan Sulteng.

“Gereja Katolik tidak terlibat dalam kegiatan ini secara institusional maupun hirarkis,” kata Pastor Yangko Alo.

Selain meminta klarifikasi dari Gubernur, PMKRI Palu juga menuntut panitia penyelenggara agar bertanggung jawab atas ketidakjelasan informasi yang beredar.

Ponsianus menilai bahwa kesalahpahaman ini bisa saja muncul akibat komunikasi yang kurang tepat antara panitia dan pemerintah daerah.

“Bisa jadi Gubernur tidak mendapatkan informasi yang akurat mengenai kegiatan ini, sehingga muncul pernyataan yang keliru. Oleh karena itu, panitia juga harus memberikan klarifikasi secara terbuka,” ujarnya.

Sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan di Sulawesi Tengah turut mendukung tuntutan klarifikasi ini.

Halaman Selanjutnya :Mereka menilai bahwa pernyataan terkait agama tertentu dalam acara yang bersifat umum...