
Diperkirakan pembangunan jembatan Dampala Cs akan menghabiskan biaya Rp60 miliar, dengan masa pengerjaan selama 360 hari dengan system kontrak tahun jamak. Jika kelak rampung, Jembatan Dampala Cs ini akan menjadi akses bagi ribuan pengendara yang melintasi jalur tersebut setelah setahun yang lalu rusak akibat dihantam luapan air sungai Dampala.
Kasatker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) wilayah III, Agustinus Junianto, melalui PPK 3.7 Nurhasna membenarkan jika pelaksanaan penggantian jembatan Dampala Cs, yang rusak akibat dihantam banjir sungai Dampala tahun lalu, proses pengerjaanya akan dilakukan tahun ini.
“Kami baru selesai kontrak diawal bulan, baru minggu kemarin !. itu kan, kami harus PCN dulu dan kami sudah ajak kontraktornya cek lokasi, dan mereka sudah lihat lokasinya minggu kemarin. Yang jelas kita upayakan aksesnya terbuka ditahun ini, walaupun sistemnya dibagi secara dua tahun” Ungkap Nurhasna, yang dihubungi Koran Trilogi disela-sela kesibukanya Selasa 16 Juni 2020.
Penggantian dua jembatan ini yakni jembatan Dampala dan jembatan Bahodopi, kata Nurhasna, akan menggunakan skema kontrak tahun jamak. Penadatanganan kontrak dilakukan pada awal bulan Juni, Namun karena Covid-19 waktu penyelesaian pekerjaanya diundur ke tahun 2021.
Menurut Nurhasna, untuk desaign kontruksi penggantian jembatan Dampala Cs dengan masing-masing bentangan sepanjang 60 meter dengan lebar 7 meter, tetap menggunakan existing lama serta menggunakan fondasi tiang pancang baja yang terdapat dua pier dan dua abutment, sedangkan rangka utamanya menggunakan baja profil.
“Untuk desaign tetap menggunakan yang lama dengan system rangka baja dengan anggaran 60 miliar. Untuk pembangunan jembatan tetap menggunakan existing lama.” Jelas Nurhasna.
