“Hal ini dilakukan agar pembuangan limbah dapur masyarakat yang ada di Desa terutama di Dusun 1 tidak berserakan. Dan pekerjaan pembuatan Talud sepanjang 130 Meter dengan biaya Rp. 60.000.000 penyelesaiannya sudah mencapai 80 persen, dan yang telah rampung pekerjaannya adalah Plat Deker dengan Anggaran Rp 24 juta,” jelas Usman Kapimpi sembari menambahkan jika pembangunan Talud dan plat dikerjakan, karena ini merupakan aset jalan lingkar yang ada di lingkungan masyarakat di Desa ini
Selain pembangunan infrastruktur, tambah Usman, juga kedepan akan dianggarkan program-program pemberdayaan di masyarakat, seperti contoh pembinaan ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), kelompok rebana dan kegiatan sosial lainnya, sehingga bisa meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) di Desa Boyantongo.
Penulis : Ditha B Pasiak
